Untuk visa Jepang, dokumen yang diminta bisa berbeda menurut tujuan perjalanan dan wilayah pengajuan. Di bawah ini adalah gambaran untuk visa kunjungan wisata. Selalu cocokkan lagi dengan checklist yurisdiksi Anda sebelum submit.
Dokumen utama yang perlu disiapkan
Untuk visa wisata, dokumen yang umum diminta meliputi:
- Paspor asli.
- Formulir aplikasi visa yang sudah diisi dan ditandatangani.
- Pasfoto terbaru.
- KTP dan KK sesuai ketentuan yurisdiksi.
- Bukti pemesanan penerbangan.
- Itinerary atau schedule of stay.
- Bukti keuangan.
Beberapa yurisdiksi dapat meminta dokumen tambahan bila diperlukan.
Ketentuan pasfoto
Untuk visa kunjungan wisata Jepang di Indonesia, Konsulat Jepang di Denpasar mencantumkan ketentuan foto 4,5 × 3,5 cm, diambil dalam 6 bulan terakhir, background putih/tanpa latar, tidak diedit, dan harus jelas.
Contoh proporsi foto 45 × 35 mm

Gambar ini berasal dari standar foto paspor MOFA. Untuk visa Jepang di Indonesia, halaman resmi Konsulat Jepang juga mencantumkan ukuran 4,5 × 3,5 cm, foto 6 bulan terakhir, background putih/tanpa latar, tidak diedit, dan jelas.
Sumber: Ministry of Foreign Affairs of Japan ↗Flight booking
Yang dibutuhkan adalah bukti reservasi yang menunjukkan tanggal masuk dan keluar Jepang. Tiket final yang sudah dibayar penuh tidak perlu dibeli sebelum visa terbit apabila checklist tidak mewajibkannya.
Pasti Visa dapat membantu menyiapkan flight booking untuk kebutuhan pengajuan.
Itinerary
Itinerary harus menjelaskan rencana perjalanan dari hari pertama sampai keluar Jepang. Cantumkan kota, aktivitas utama, dan tempat menginap secara masuk akal dan konsisten dengan flight booking.
Bukti keuangan
Untuk visa wisata, bukti keuangan digunakan untuk menunjukkan kemampuan membiayai perjalanan. Bentuk dokumen yang diminta dapat berbeda menurut yurisdiksi, misalnya rekening koran atau buku tabungan beberapa bulan terakhir.
Kalau Anda ingin memahami soal saldo, baca Rekening Koran Visa Jepang.
Surat kerja atau dokumen usaha
Karyawan sebaiknya menyiapkan surat keterangan kerja terbaru. Untuk pemilik usaha, siapkan dokumen legalitas usaha sesuai checklist yurisdiksi. Data pekerjaan dan sumber biaya perjalanan harus konsisten dengan dokumen lain.

Afrika Selatan
Argentina
Australia
Austria


